Petro Gladiator menjadi inovasi pemanfaatan limbah pertanian menjadi nutrisi organik cair yang membantu memperbaiki kualitas tanah. Program ini terpilih sebagai inovasi terbaik dan akan mewakili Indonesia pada UN Leader Summit 2026.
Petro Gladiator menjadi inovasi pemanfaatan limbah pertanian menjadi nutrisi organik cair (NOC) yang dinilai mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Inovasi tersebut dikembangkan oleh empat talenta muda PT Petrokimia Gresik Solusi Agroindustri.
Program ini mendorong petani mengubah kebiasaan membakar sisa hasil panen. Sebaliknya, limbah pertanian difermentasi menjadi nutrisi organik cair dan kompos yang kemudian dikembalikan ke lahan.
Atas inovasi tersebut, Petro Gladiator terpilih sebagai inovasi terbaik dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2026. Selanjutnya, tim akan mempresentasikan inovasi itu pada UN Leader Summit di New York, Amerika Serikat, pada Agustus 2026.
Juru bicara tim Petro Gladiator, Verona Amelia, menjelaskan hasil uji tanah yang dilakukan sejak 2016 menunjukkan kandungan karbon organik tanah di berbagai wilayah Indonesia terus mengalami penurunan.
Karena itu, tim mengembangkan pendekatan yang mengembalikan bahan organik ke lahan melalui pemanfaatan limbah pertanian. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang.
Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk Memperbaiki Kualitas Tanah
Dalam praktiknya, satu kilogram Petro Gladiator mampu mengolah sekitar satu ton limbah pertanian. Hasil fermentasi kemudian menghasilkan nutrisi organik cair maupun kompos yang dimanfaatkan kembali pada lahan pertanian.
Verona mengibaratkan nutrisi organik bagi tanah seperti probiotik bagi tubuh manusia. Tanah dengan kandungan organik yang baik dinilai lebih kuat menghadapi perubahan iklim dan mampu mendukung peningkatan hasil panen.
Selain itu, penggunaan nutrisi organik membantu meningkatkan kemampuan tanah menyerap pupuk sehingga pemanfaatan pupuk menjadi lebih optimal.
Program Sudah Diterapkan di Sejumlah Daerah
Saat ini, Petro Gladiator telah diterapkan melalui lahan percontohan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Selanjutnya, program tersebut direplikasi di 11 kabupaten di Indonesia sebagai bagian dari pengembangan inovasi.
Tim menargetkan penerapan program dapat diperluas secara nasional. Dengan demikian, upaya memperbaiki kualitas tanah dapat menjangkau lebih banyak wilayah pertanian.
Fokus Meningkatkan Produktivitas Pertanian
Anggota tim Petro Gladiator, Cysilla Fransiska Devi, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas tanah membutuhkan proses bertahap dan penerapan secara berkelanjutan. Seiring kondisi tanah membaik, produktivitas tanaman juga berpotensi meningkat.
Program ini juga diarahkan untuk mendukung kesejahteraan petani, khususnya petani kecil yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Selain menyediakan inovasi tersebut, Petrokimia Gresik melengkapi program dengan aplikasi Agrofertil, layanan uji tanah gratis, serta pendamping lapangan agar rekomendasi pemupukan menjadi lebih tepat sasaran.

